PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, menyampaikan pandangannya bahwa lingkungan permukiman padat penduduk memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, termasuk nilai-nilai budi pekerti. 

Menurutnya, interaksi sosial yang intensif di kawasan padat bisa menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai sosial, empati, dan toleransi sejak usia dini.

“Justru di lingkungan padat penduduk, anak-anak banyak belajar tentang kebersamaan, tenggang rasa, dan gotong royong. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk karakter berbudi pekerti luhur,” ujar Sigit, Selasa, 29 Juli 2025.

Ia menilai bahwa dinamika kehidupan sosial di pemukiman padat menghadirkan banyak pengalaman sosial yang membentuk mental dan kepribadian anak. 

Namun, ia juga mengingatkan bahwa hal ini hanya bisa tercapai apabila lingkungan tersebut dikelola dengan baik, aman, dan kondusif.

Sigit mendorong pemerintah kota dan masyarakat untuk terus menjaga lingkungan pemukiman agar tetap sehat, bersih, dan ramah anak. 

Upaya seperti kegiatan kemasyarakatan, posyandu, rumah baca, hingga penguatan peran RT/RW dalam pembinaan anak dan remaja dinilai sangat strategis.

“Perlu ada sinergi antara orang tua, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk memastikan bahwa anak-anak di lingkungan padat ini tetap mendapatkan ruang tumbuh yang positif,” tegasnya.

Komisi III DPRD Palangka Raya, kata Sigit, akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada pembangunan lingkungan sosial yang mendukung perkembangan karakter anak, baik di kawasan padat maupun di daerah permukiman baru. (MARINI/H)