BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta seluruh camat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau Juli–Agustus 2025.
Gubernur menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat serta penguatan sistem deteksi dini, sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2020 dan Pergub Nomor 4 Tahun 2021.
“Saya minta camat aktif mendukung sosialisasi kepada Damang, kepala adat, kepala desa, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat, baik terkait Program Huma Betang maupun upaya pengendalian karhutla,” ucap Gubernur Agustiar Sabran di Palangka Raya, Selasa, 29 Juli 2025.
Raker ini juga menjadi ajang pengukuhan pengurus Forum Camat Seluruh Indonesia (FORCASI) tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalteng oleh Gubernur.
Selain itu, Gubernur mendorong camat untuk menjalankan Program Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) serta menyukseskan program prioritas Huma Betang Sejahtera pada 2026.
“Insya Allah, dengan kebersamaan dalam bingkai NKRI, kita mampu membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)
Hadapi Musim Kemarau, Camat Diminta Siaga Karhutla dan Sosialisasi Huma Betang
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







