BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak tujuh kasus kebakaran permukiman telah ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Palangka Raya. Selama bulan Juli.
Menanggapi hal ini, Kepala Disdamkarmat Palangka Raya, Gloriana Aden, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya pencegahan kebakaran.
Dalam keterangan persnya pada Rabu, 30 Juli 2025, Gloriana Aden menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya angka kebakaran di permukiman. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran.
"Tujuh kasus kebakaran di permukiman dalam satu bulan adalah angka yang cukup mengkhawatirkan," ujarnya, Rabu, 30 Juli 2025.
Gloriana Aden menjelaskan bahwa sebagian besar kebakaran disebabkan oleh kelalaian dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya tindakan pencegahan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik di rumah, penggunaan kompor yang aman, dan menghindari kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan.
Sebagai langkah antisipasi, Gloriana Aden telah menginstruksikan seluruh tim Disdamkarmat Palangka Raya untuk siaga penuh dan meningkatkan kecepatan respons terhadap laporan kebakaran.
"Saya perintahkan seluruh tim untuk siaga penuh, cepat tanggap, dan tidak lengah sedikit pun dalam penanganan kebakaran, terutama di permukiman," tegasnya.
Disdamkarmat Palangka Raya juga akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran. Program-program edukasi dan pelatihan akan digencarkan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mencegah dan menangani kebakaran di lingkungan sekitar.
"Saya berharap dengan adanya peningkatan kewaspadaan dari masyarakat dan kesiapsiagaan dari tim Disdamkarmat, angka kebakaran di permukiman Palangka Raya dapat ditekan," pungkasnya. (PATHUR/j)









