PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara para camat dan pemerintah kota untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang tanggap, adaptif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut Bennie, camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam menyerap aspirasi warga, mempercepat layanan publik, serta menjamin terlaksananya program-program pembangunan di wilayahnya.

“Camat harus menjadi motor penggerak di wilayahnya, tetapi tentu harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Sinergi yang kuat akan menciptakan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Bennie, Rabu, 30 Juli 2025.

Ia menilai bahwa sinergi yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk koordinasi administratif, tetapi juga menyangkut komitmen bersama dalam membangun pelayanan publik yang cepat, transparan, dan solutif. Untuk itu, komunikasi yang intensif dan evaluasi berkala antara camat dan OPD teknis menjadi sangat penting.

Bennie juga mendorong agar para camat diberikan ruang inovasi dalam menyusun kebijakan lokal yang sesuai dengan karakteristik wilayahnya, asalkan tetap dalam koridor peraturan yang berlaku.

“Kita harus dorong kepemimpinan yang dinamis di tingkat kecamatan, yang mampu menjawab tantangan zaman, termasuk penggunaan teknologi dalam pelayanan,” tambahnya.

Ia berharap dengan sinergi yang solid, pelayanan publik di Kota Palangka Raya akan semakin baik, pemerataan pembangunan dapat tercapai, dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari. (MARINI/j)