TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemkab Barito Timur melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), menyalurkan bantuan berupa 10.000 benih ikan lele serta ratusan kilogram pakan ke Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Rabu, 30 Juli 2025. 

Bantuan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Diskanak Barito Timur, Abianhin, didampingi Kabid Perikanan Noveta Wijanti dan sejumlah staf. Dalam kesempatan tersebut, Abianhin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan.

“Program ini merupakan bentuk kontribusi kami terhadap penguatan ketahanan pangan, sesuai arahan pemerintah pusat. Kami juga ingin mendukung Rutan Tamiang Layang dalam membina keterampilan warga binaannya melalui kegiatan budidaya ikan,” jelas Abianhin.

Ia menambahkan, bantuan ini bersifat stimulan yang diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh pihak rutan, dengan didampingi oleh penyuluh perikanan dari Diskanak Barito Timur.

“Kami menyalurkan benih ikan lele karena memiliki siklus pemeliharaan yang relatif pendek. Selain untuk keterampilan, hasil budidaya ini juga diharapkan dapat menunjang kebutuhan gizi di dalam rutan,” tuturnya.

Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari 10.000 ekor benih lele, 50 kilogram pakan benih dan 450 kilogram pakan lele dewasa.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Diskanak Barito Timur atas sinergi yang terjalin dalam mendukung program pembinaan dan kemandirian pangan di lingkungan rutan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Bantuan benih dan pakan ini sejalan dengan arahan Bapak Menteri dan Bapak Dirjen, yang menekankan pentingnya peran Lapas dan Rutan dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional sebagaimana digaungkan oleh Presiden,” ujar Agung.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana keterampilan semata, tetapi juga berdampak positif bagi kemandirian warga binaan dan peningkatan kualitas hidup selama menjalani masa hukuman. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)