BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Asisten I Bidang Pemerintahan, Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Nurul Edy resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menggantikan tugas Bupati Kobar Bambang Purwanto, yang menjalani cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kobar 2017.
Sebagai orang baru di jajaran unsur musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kobar. Nurul Edy diimbau kerjakan tugas-tugas ringan lebih dulu. Salah satunya yakni turun ke lapangan melakukan penataan kebersihan lingkungan lewat gotong royong bersama masyarakat. Hal tersebut disampaikan anggota Fraksi PKB-Demokrat DPRD Kobar, Mustafa Basir, Jumat (28/10/2016).
Mustafa Basir yang juga anggota Komisi B DPRD Kobar ini berpandangan, bagi masyarakat perkotaan Pangkalan Bun, musim penghujan masih identik dengan potensi gangguan kesehatan masyarakat. Sebab, musim penghujan kerap mengakibatkan banjir genangan air dan munculnya berbagai persoalan berkaitan dengan kesehatan masyarakat.
Ia berharap, pembersihan lingkungan pemukiman masyarakat, melalui kegiatan gotong royong, perlu tumbuhkan lagi. Antisipasi munculnya gangguan kesehatan ini akan menjadi salah satu ujian bagi Nurul Edy, saat mulai menjalani tugas barunya sebagai Plt. Bupati Kobar.
"Kalau bisa, Plt Bupati nanti sebaiknya kerjakan yang ringan-ringan dulu sajalah. Seperti turun ke lapangan, memimpin pelaksanaan gotong royong bersama masyarakat misalnya. Saya pikir kerjaan yang ringan dan itu tidak melanggar kewenangan," kata Mustafa Basir.
Mustafa Basir berujar, beberapa titik di perkotaan Pangkalan Bun, berpotensi atau rawan terjadi banjir. Sebab, saluran air atau drainase yang ada masih belum benar-benar baik perawatannya. Terutama yang berada di daerah pertokoan dan pemukiman padat. Tak sedikit saluran air yang dipenuhi dengan berbagai sampah, endapan lumpur dan sedimentasi pasir, yang mengakibatkan aliran air hujan yang turun, menjadi terhambat dan mengakibatkan banjir genangan air.
"Saya berharap Plt Bupati ini bisa memacu semangat gotong royong. Baik bagi masyarakat maupun pemerintah desa dan kelurahan. Termasuk dinas badan instansi daerah terkait. Itu (gotong royong) saja dulu. Saya pribadi siap untuk turun ke lapangan. Tapi kalau hanya kami yang turun ke lapangan dan mengajak masyarakat, nanti malahan dikira menyentil pihak-pihak terkait," katanya. (RADEN ARYO/m)








