BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan literasi dan minat baca anak usia dini.
"Program terbaru adalah kami bersama TP PKK melaksanakan Sosialisasi Gemar Membaca bagi puluhan pelajar sekolah dasar," kata Kepala Dispursip Kota Palangka Raya Yohn Benhur G Pangaribuan, Rabu 30 Juli 2025.
Kegiatan bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
“Program literasi yang diusung oleh TP PKK sejalan dengan tujuan Dispursip, yakni mendorong peningkatan literasi masyarakat melalui berbagai fasilitas dan program. Kami siap mendukung kegiatan seperti ini karena membaca adalah fondasi utama dalam meraih masa depan yang lebih baik,” ujar dia.
Ia mengatakan berbagai fasilitas dimiliki Dispursip, termasuk ruang baca, layanan pustaka digital, dan program literasi keluarga, terbuka untuk dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung kolaborasi lintas sektor ini.
Melalui kolaborasi ini, pihaknya berharap dapat membentuk masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berdaya dalam menghadapi tantangan zaman.
"Mari menjadikan membaca sebagai budaya, bukan hanya kebiasaan, melainkan sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pelajar untuk menjadikan aktivitas membaca sebagai budaya yang hidup dalam keseharian.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu tumbuhnya semangat literasi secara berkelanjutan di kalangan generasi muda. Mari kita jadikan membaca bukan hanya sebagai kebiasaan, tetapi sebagai budaya yang mengakar kuat di tengah masyarakat,” katanya.
Ketua Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP PKK Kota Palangka Raya Merty Ilona menyampaikan pentingnya menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini sebagai landasan untuk menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan berwawasan luas.
Ia menegaskan bahwa literasi menjadi bekal penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.
Keterlibatan semua pihak, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat, kata dia, diperlukan dalam menumbuhkan minat baca anak-anak.
“Kebiasaan membaca adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak semakin mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan harian,” katanya.
ANTARA









