BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Antusiasme warga Kotawaringin Barat (Kobar) terlihat luar biasa saat mengunjungi demplot (demonstration plot) yang disiapkan untuk Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) XIV tingkat provinsi. Meski awalnya disiapkan sebagai bagian dari acara, area ini justru ramai dikunjungi bahkan sebelum kegiatan resmi dimulai.
Menurut Ramsan, Koordinator Lahan Demplot PEDA KTNA Kobar, ratusan warga datang setiap hari untuk melihat langsung aneka tanaman yang tumbuh subur di lahan tersebut. Dari tanaman hias, hortikultura hingga buah-buahan seperti cabai, terong, semangka, hingga bunga matahari yang jadi favorit pengunjung—semuanya menarik perhatian masyarakat.
“Kami tidak menyangka responnya akan sebesar ini. Demplot ini awalnya cuma untuk mendukung acara PEDA KTNA, tapi ternyata banyak warga yang tertarik,” ujar Ramsan di Pangkalan Bun, Kamis, 31 Juli 2025.
Menariknya, saat akhir pekan seperti hari Minggu, pengunjung bisa mencapai 500 orang. Bahkan di hari kerja pun tetap ramai.
Selain menjadi ajang edukasi pertanian, demplot ini juga menjadi tempat rekreasi baru bagi warga. Banyak yang datang bersama keluarga dan teman untuk bersantai sambil menikmati pemandangan hijau yang menyegarkan.
“Kami senang sekali bisa melihat tanaman langsung. Ini hiburan murah meriah, anak-anak juga senang,” kata Utami, salah satu pengunjung.
Ramsan berharap keberadaan lahan ini tidak hanya dimanfaatkan selama PEDA KTNA saja, tetapi bisa terus dikelola sebagai ruang hijau publik. Letaknya yang strategis di tengah kota dan dekat pemukiman membuatnya cocok dijadikan destinasi edukatif sekaligus rekreasi keluarga.









