PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak untuk mencegah, meminimalisir, dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya.

Pernyataan ini disampaikan menyusul laporan adanya 55 kejadian Karhutla yang telah menghanguskan lahan seluas 16,99 hektare.

Yudhi menyoroti angka kejadian Karhutla yang cukup tinggi tersebut. Menurutnya, dibutuhkan upaya yang lebih komprehensif dan terintegrasi untuk mengatasi masalah ini. Tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga peran serta masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait sangat diperlukan.

"Perlu kerja sama semua pihak untuk mencegah, meminimalisir dan menanggulangi Karhutla di Palangka Raya," tegas Yudhi, Kamis, 31 Juli 2025.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

Kerja sama tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai program, antara lain sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla dan cara pencegahannya. Penting juga untuk meningkatkan pengawasan terhadap lahan-lahan yang berpotensi terbakar.

Selain itu, perlu juga ditingkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan tim pemadam kebakaran dalam menghadapi kejadian Karhutla. Penyediaan peralatan dan infrastruktur yang memadai juga menjadi faktor penting dalam penanggulangan Karhutla yang efektif.

Yudhi berharap agar semua pihak dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla.

"Dengan kerja sama yang solid, diharapkan angka kejadian Karhutla di Palangka Raya dapat ditekan dan dampak negatifnya dapat diminimalisir," pungkasnya. (PATHUR/j)