BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Kalimantan Tengah, AKBP Viddy Dasmasela, memimpin apel satuan di Mako Satbrimob, Jalan Tjilik Riwut Kilometer 32, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya.
Apel tersebut diikuti seluruh pejabat utama dan personel Satbrimob dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Apel satuan ini bertujuan untuk mengecek kekuatan personel dan kesiapan sarana prasarana pendukung. Kesiapsiagaan menjadi prioritas utama mengingat tingginya risiko Karhutla di Kalimantan Tengah, terutama selama musim kemarau. Pengecekan ini memastikan kesiapan Satbrimob dalam menghadapi situasi darurat.
Dalam arahannya, AKBP Viddy Dasmasela menekankan pentingnya soliditas dan kedisiplinan personel dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan operasional seluruh personel.
Kesiapan ini meliputi kondisi fisik yang prima, mental yang tangguh, dan kelengkapan peralatan yang memadai.
“Kita harus selalu siap dalam segala aspek, baik fisik, mental, maupun kelengkapan operasional. Potensi karhutla harus kita antisipasi sejak dini dengan langkah preventif dan responsif. Untuk itu, lakukan pengecekan dan kroscek seluruh sarana dan prasarana yang kita miliki,” tegas AKBP Viddy, Kamis, 31 Juli 2025.
Setelah apel, Wadansat Brimob bersama pejabat utama melakukan pengecekan langsung kesiapan peralatan. Pengecekan meliputi kendaraan operasional, perlengkapan pemadam kebakaran, dan peralatan pendukung lainnya.
Hal ini untuk memastikan seluruh unit siap digerakkan kapan saja dalam menghadapi situasi darurat Karhutla.
Langkah-langkah yang dilakukan Satbrimob Polda Kalteng ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadapi ancaman Karhutla.
"Kesiapsiagaan yang optimal diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif Karhutla dan melindungi masyarakat Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/j)









