BORNEONEWS, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya mengingatkan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, agar meningkatkan kinerja dalam merealisasikan anggaran secara maksimal dan tepat sasaran.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, pada Rapat Paripurna ke 12 masa persidangan III tahun sidang 2024/2025,Kamis 31 Juli 2025.
Jati mengungkapkan bahwa realisasi belanja dalam APBD 2024 hanya mencapai 93,94 persen. Artinya, masih ada sekitar 6,06 persen anggaran yang belum terserap hingga akhir tahun anggaran. Rendahnya penyerapan ini, menurutnya, disebabkan oleh beberapa faktor, terutama lemahnya perencanaan di sejumlah SOPD.
“Kami menilai perencanaan yang dilakukan beberapa SOPD masih kurang cermat, sehingga berdampak pada rendahnya serapan anggaran. Oleh karena itu, kami merekomendasikan adanya perbaikan dalam hal perencanaan dan pelaksanaan anggaran ke depan,” tegasnya, Kamis 31 Juli 2025.
Ia juga meminta agar perhitungan terhadap belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal disusun secara lebih rinci dan akurat. Ini penting agar program yang direncanakan dapat dijalankan secara efektif dan efisien.
Lebih lanjut, Jati meminta agar Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bappedalitbang) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) lebih selektif dalam menelaah setiap usulan anggaran dari SOPD.
“Kami juga menekankan pentingnya melakukan monitoring penyerapan anggaran setiap triwulan, agar tidak terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun. Hal ini penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan program dan menghindari pemborosan,” ujarnya.
Ia berharap, rekomendasi ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar pelaksanaan anggaran tahun-tahun mendatang lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (MARINI/Y)









