KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kapuas melaksanakan pelantikan pengurus perangkat perlengkapan organisasi untuk masa bakti XXIII tahun 2025-2030. Acara tersebut berlangsung di Aula Rujab Bupati Kapuas, Kamis, 31 Juli 2025.

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan Seminar Perempuan PGRI yang mengangkat tema "Menjadi Profesional Tanpa Melupakan Peran Ibu". Seminar ini menghadirkan narasumber Dr. Tonun Irawaty Panjaitan, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Seminar juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua TP PKK Kapuas, Siti Saniyah Wiyatno, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, serta perwakilan Bhayangkari dan para guru.

Ketua PGRI Kapuas, Kadeni, menekankan peran strategis perempuan dalam dunia pendidikan, mengingat 71 persen dari total guru di Indonesia adalah perempuan, dimana hal ini mempengaruhi kebijakan pendidikan.

"Kami mengajak para perempuan untuk memberdayakan diri, sehingga dapat membanggakan diri baik di ranah profesional maupun dalam keluarga. Ini penting untuk pengembangan kapasitas perempuan secara menyeluruh," ucap Kadeni dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, memberikan apresiasi tinggi terhadap seminar ini. Ia menilai acara ini sebagai momentum penting untuk refleksi dan penguatan kapasitas perempuan, khususnya guru.

Sedangkan Narasumber, Kadinkes Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan menyampaikan bahwa menjadi ibu yang bahagia adalah kunci utama. Ia mendorong peserta untuk menghargai pilihan hidup mereka dan mengasuh anak serta keluarga dengan penuh cinta.

Acara berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Seminar ini juga memberikan wawasan dan inspirasi bagi peserta mengenai cara menyeimbangkan tuntutan profesional dan tanggung jawab sebagai ibu.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai berakhirnya acara yang sukses dalam menguatkan peran perempuan di dunia pendidikan dan dalam kehidupan sehari-hari. (SABRIANOOR/Y)