KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kecamatan Kapuas Barat, tepatnya di seberang sungai Desa Saka Tamiang pada Kamis petang, 31 Juli 2025.

Api dilaporkan warga terlihat dari kejauhan pada Kamis sore, pukul 18.12 WIB. Kejadian ini memicu kekhawatiran warga meskipun lokasi kebakaran cukup jauh dari permukiman penduduk.

Radi, salah satu warga yang melaporkan kejadian tersebut, menyatakan bahwa api terlihat jelas dari seberang Desa Saka Tamiang, tepatnya di sepanjang Sungai Kapuas. 

"Terlihat api dari seberang, posisinya di seberang Desa Saka Tamiang, Sungai Kapuas," ujarnya yang juga menyebutkan bahwa kondisi angin yang kencang menjadi perhatian warga, khawatir api bisa menjalar lebih luas.

Kejadian kebakaran ini telah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas. Namun sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai tindakan penanganan dari pihak BPBD. 

Selang 20 menit setelah laporan pertama, pantauan menunjukkan bahwa intensitas api mulai menurun.

"Terlihat api sudah mulai redup, sepertinya ada beberapa warga yang ke seberang menuju lokasi kebakaran menggunakan klotok," ucap Radi 

Hingga berita ini diturunkan, akses jalur darat menuju lokasi kebakaran belum diketahui pasti. Banyak warga mengungkapkan bahwa lokasi kebakaran susah dijangkau melalui jalur darat, yang mempersulit upaya penanganan oleh pihak berwenang maupun relawan.

Warga berharap agar aparat terkait segera mengambil tindakan untuk memastikan kebakaran tidak meluas dan dapat tertangani dengan baik. Koordinasi antara pihak berwenang dan masyarakat setempat sangat diharapkan untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut dari kejadian ini. (SABRIANOOR/R)