SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kontingen Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berpartisipasi dalam kegiatan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang digelar di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada 1–7 Agustus 2025.

Plt Asisten II Setda Kotim, Rody Kamislam, mengatakan kegiatan KTNA ini merupakan media strategis bagi para petani dan nelayan untuk belajar, berbagi pengalaman, serta mentransfer teknologi terbaru guna meningkatkan kapasitas dan produktivitas di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.

"Harapan kami, melalui ajang KTNA ini para peserta dapat memahami pemanfaatan teknologi pertanian dan perikanan yang lebih modern. Tahun ini Kotim menurunkan 35 peserta, dan kita berharap prestasi meningkat dibanding tahun sebelumnya saat hanya meraih peringkat ketiga di Sukamara," ujar Rody, Kamis, 31 Juli 2025.

Rody menambahkan, meskipun kegiatan tersebut hanya dilaksanakan dua tahun sekali dan menghadapi keterbatasan anggaran, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim tetap konsisten dalam melakukan pembinaan serta menjaring peserta yang dinilai layak mengikuti KTNA.

Sementara itu, Kepala DPKP Kotim, Sepnita menuturkan tahun ini seluruh cabang lomba yang diikuti tidak ada yang diunggulkan secara khusus karena semuanya memiliki tingkat kesulitan dan keunggulan masing-masing.

"Tahun lalu juara satu diraih oleh Pangkalan Bun, dan sekarang mereka menjadi tuan rumah. Tahun lalu kita di posisi tiga, mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat. Kita ikut dalam 23 cabang lomba, dan semua kita ikuti dengan serius," kata Sepnita.

Ia juga berharap perwakilan Kotim bisa lolos ke ajang Pekan Nasional (PENAS) KTNA. Menurutnya, Kotim selama ini dikenal aktif dan mampu meraih sejumlah prestasi, seperti pada lomba cerdas cermat yang berhasil dimenangkan oleh wakil Kotim.

"Melalui KTNA ini kami berharap seluruh aspirasi petani dan nelayan Kotim, baik yang bersifat teknis maupun administratif, dapat terakomodasi dengan baik," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)