SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Kotawaringin Timur terus berjalan lancar dan telah menjangkau wilayah terpencil.  

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur, Muhammad Azwar Fuad, menyatakan bahwa penyaluran bantuan telah mencapai 80 persen.

"Mungkin kurang lebih sekitar 80 persen yang sudah kita salurkan. Ini mulai penyaluran ke empat kecamatan yang jauh," ungkap Fuad di Sampit, Kamis, 31 Juli 2025.

Bantuan beras ini mencakup periode Juni dan Juli, dengan alokasi 10 kilogram per bulan per penerima, sehingga totalnya 20 kilogram per orang. 

Sebanyak 16.536 penerima bantuan pangan (PBP) di Kotim menerima bantuan ini, dengan total pagu bulanan 165.360 kg beras, atau 330.720 kg untuk dua bulan. Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial.

Bantuan ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka dan membebaskan sebagian penghasilan untuk keperluan lain, seperti biaya sekolah anak.

Penyaluran tersisa untuk empat kecamatan terjauh yaitu Telaga Antang, Antang Kalang, Bukit Santuai, dan Tualan Hulu. 

Akses ke wilayah-wilayah ini memang sulit karena kondisi geografis yang berbukit dan infrastruktur yang belum memadai.  Beberapa desa bahkan hanya dapat diakses melalui jalur sungai.

Proses penyaluran dibantu oleh mitra Bulog yang mengangkut beras hingga ke desa-desa.  Fuad bersyukur atas kondisi cuaca kemarau yang mendukung kelancaran penyaluran.

"Alhamdulillah support dari pemerintah daerah juga luar biasa. Respons dari teman-teman aparatur desa dan kecamatan juga sangat sigap sehingga beras ini relatif lebih cepat bisa kita sampaikan kepada penerima," puji Fuad.

Meskipun target awal penyelesaian penyaluran pada 31 Juli 2025, pemerintah telah memperpanjang waktu hingga 25 Agustus 2025.  Fuad optimis penyaluran akan selesai lebih cepat.

"Sehingga jangka waktu penyalurannya ini masih agak longgar. Masih cukup lama. Kami optimis bantuan pangan bisa selesai disalurkan mungkin di minggu pertama Agustus, insyaallah sudah selesai," tutup Azwar Fuad. (DEVIANA/R)