SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ratusan anak usia dini (PAUD) dari seluruh Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) antusias mengikuti perayaan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.  

“Hari ini kita berkumpul untuk merayakan Hari Anak Nasional dengan tema ‘Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045’ dengan penuh gembira dan semangat," kata Kepala Bidang Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Disdik Kotim, Legenderia Okta Bellary Nusaku, Kamis, 31 Juli 2025.

Ia mengungkapkan kegiatan yang diselenggarakan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) yang bertemakan Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045 tersebut tidak hanya sekedar slogan, tema ini merupakan refleksi dari peran besar anak-anak sebagai generasi penerus yang akan memimpin dan membentuk wajah Indonesia di masa depan.

Dalam konteks tersebut, anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, melainkan juga aktor utama dalam perubahan bangsa.

Pada kegiatan tersebut diramaikan oleh berbagai lomba, antara lain lomba mewarnai untuk PAUD yang diikuti ratusan peserta didik dan lomba menghias bekal untuk orang tua peserta didik. Legenderia menjelaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai karakter mulia sejak dini. 

“Seperti yang kita ketahui bersama, anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga, dan kita harus memberikan mereka kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Melalui acara ini, nilai-nilai berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, dan solidaritas diangkat sebagai pondasi karakter anak Indonesia," ucapnya. 

Lomba mewarnai dan menghias tumpeng, menurut Legenderia, merupakan upaya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi anak-anak. 

“Lomba yang kita adakan hari ini adalah salah satu upaya kita untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi anak-anak kita.  Kita sama-sama berharap anak-anak dapat menikmati proses belajar dan bermain sambil menunjukkan kemampuan mereka di bidang masing-masing,” tambahnya. 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bunda PAUD Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus mendorong tumbuh kembang anak-anak Indonesia yang berkualitas dan berkarakter. (DEVIANA/R)