SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebuah truk bermuatan kelapa sawit terguling di Jalan Alternatif Sei Lenggana Km 21, Jenderal Sudirman, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat, 1 Agustus 2025 pagi.

Dari infomasi yang dihimpun, truk tersebut berangkat dari arah Sampit menuju arah Pangkalan Bun. Karena kondisi jalan yang bergelombang dan muatan yang melebihi kapasitas akhirnya truk tersebut terbalik.

Sulaiman, salah satu pengguna jalan mengatakan, kondisi jalan sempat mengalami kemacetan akibat truk terguling tersebut. Namun beruntung proses evakuasi yang cepat sehingga tidak mengalami kecamatan yang cukup panjang.

"Sempat ada kendala kemacetan, tapi muatan sawit itu sudah di evakuasi dan saat ini jelan sudah berjalan normal dengan buka tutup jalur," kata Sulaiman.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kotim AKP Hariyanto mengatakan, truk yang bermuatan lebih dari 8 ton dilarang melewati jalur alternatif sei lenggana. Apabila ditemukan, akan diberlakukan putar balik.

"Kendaraan yang bisa atau boleh melawati jalur tersebut maksimal 8 ton, lebih dari itu kami suruh putar balik tidak boleh memalui itu selama masih proses perbaikan," ucap Hariyanto.

Dirinya juga mengatakan selama proses perbaikan jembatan sei lenggana, akan ada 5 petugas Satlantas Polres Kotim yang mengatur arus lalu lintas.

"Untuk pengguna jalan saat ini memang masih diberlakukan jalan buka tutup, jadi apabila dalam perjalanannya mengalami kemacetan saya harap mohon bersabar, karena kondisinya masih dalam proses perbaikan," tutup Hariyanto. (BUDDI RAHMAT H/y)