BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, menyoroti maraknya iklan judi online yang mudah diakses melalui berbagai platform digital, termasuk media sosial yang banyak digunakan anak-anak dan remaja.
Ia mengingatkan masyarakat akan bahaya paparan konten judi sejak dini terhadap perkembangan mental dan perilaku generasi muda.
Purdiono mengungkapkan keprihatinannya atas kemudahan akses terhadap iklan judi online yang kini kerap muncul di berbagai aplikasi sehari-hari, bahkan di platform hiburan anak-anak. Hal ini menurutnya merupakan ancaman serius yang perlu ditangani secara serius.
"Sekarang iklan judi online bisa muncul di aplikasi sehari-hari, bahkan di platform hiburan yang sering dipakai anak-anak. Ini kondisi yang memprihatinkan," ujarnya, Jumat, 1 Agustus 2025.
Ia menekankan bahwa paparan konten judi sejak usia dini dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mental dan perilaku anak.
Oleh karena itu, Purdiono menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi dan mengawasi aktivitas daring anak. Orang tua harus aktif mengontrol dan memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai risiko dan bahaya judi online. Tanpa pengawasan yang ketat, anak-anak rentan terjerumus ke dalam praktik judi online.
Selain peran keluarga, Purdiono juga mendorong pemerintah dan lembaga terkait untuk mengambil langkah tegas dalam membatasi penyebaran iklan judi online. Ia menilai perlu adanya regulasi yang lebih ketat dan penegakan hukum yang konsisten untuk mencegah penyebaran iklan tersebut.
Edukasi literasi digital kepada masyarakat juga dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menghadapi bahaya judi online.
"Saya mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, orang tua, dan masyarakat, untuk bahu-membahu melindungi generasi muda dari ancaman ini," pungkasnya. (PATHUR/Y)









