PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, mendorong pengembangan potensi produk lokal dan oleh-oleh khas daerah sebagai langkah strategis dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pariwisata daerah.

Menurut Subandi, kekayaan kuliner dan kerajinan khas Palangka Raya tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

“Produk lokal adalah identitas daerah. Jika dikelola dengan baik, bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Palangka Raya,” ujarnya, Jumat, 1 Agustus 2025.

Ia menilai, sektor UMKM memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Oleh karena itu, DPRD mendukung upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memberdayakan pelaku usaha lokal melalui pelatihan, promosi, hingga fasilitasi pemasaran produk.

Ia menguraikan, oleh-oleh Khas Palangka Raya yang wajib dicoba seperti Kue Lempeng atau kue tradisional berbahan dasar tepung beras dan santan, dipanggang dengan cita rasa gurih dan manis yang khas.

Kemudian, Ikan Saluang Goreng, ikan kecil khas sungai Kalimantan yang digoreng renyah, cocok dijadikan camilan atau oleh-oleh.

Berikutnya, Keripik Kelakai, camilan sehat berbahan dasar daun kelakai, tanaman rawa yang dikenal memiliki manfaat kesehatan.

Mandai, olahan fermentasi dari kulit cempedak yang diolah menjadi lauk bercita rasa gurih dan unik.

Batok Hias dan Anyaman Rotan, produk kerajinan tangan yang menggambarkan kekayaan seni dan budaya lokal, cocok sebagai cendera mata khas Kalimantan.

Subandi berharap, seluruh potensi ini terus dikembangkan melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. 

Ia juga mengajak generasi muda untuk turut berperan dalam mempromosikan dan menginovasikan produk lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan kebijakan dan program pemberdayaan yang tepat, produk khas Palangka Raya akan mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” pungkasnya. (MARINI/y)