BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, menegaskan bahwa keberadaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, khususnya dalam penguatan struktur ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta penciptaan lapangan kerja.
“Pemberdayaan terhadap industri kecil dan menengah menjadi sesuatu yang penting dan bernilai strategis. IKM memiliki peran yang sangat signifikan dalam penguatan struktur ekonomi nasional, pengentasan kemiskinan, dan perluasan kesempatan kerja,” ujar Yudhi, Jumat, 1 Agustus 2025.
Menurutnya, IKM merupakan sektor riil yang mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi, bahkan menjadi tulang punggung dalam kondisi krisis sekalipun.
Oleh karena itu, IKM harus terus diperkuat dan diberi ruang untuk berkembang secara berkelanjutan melalui dukungan kebijakan, pembiayaan, akses pasar, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Yudhi juga mendorong agar Pemerintah Kota Palangka Raya memberikan perhatian serius terhadap pemberdayaan IKM melalui program-program konkret seperti pelatihan kewirausahaan, inkubasi bisnis, kemudahan akses bahan baku, dan promosi produk lokal.
“Kita harus menciptakan ekosistem yang kondusif bagi tumbuh kembangnya IKM. Ini tidak hanya soal produksi, tapi juga soal pemasaran, inovasi, dan daya saing. Produk IKM kita harus mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tapi juga nasional bahkan internasional,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pelaku IKM, pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam mempercepat penguatan sektor industri kecil menengah di Kota Palangka Raya.
Yudhi menambahkan, DPRD siap mengawal kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada pemberdayaan IKM sebagai bagian dari strategi besar dalam menciptakan kemandirian ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (MARINI/H)









