BORNEONEWS, Sukamara - Sebanyak 66 peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sukamara resmi mengikuti pelatihan dan pendidikan yang akan diasramakan di gedung Balai Pelatihan Guru (BPG) pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Bupati Sukamara, Masduki mengatakan bahwa peserta Paskibraka yang mengikuti pelatihan adalah siswa siswi hasil dari seleksi yang dilakukan oleh tim selama berhari-hari dari sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sukamara.
“Pelatihan paskibraka yang akan dilaksanakan bertujuan untuk membangun karakter bangsa dan menciptakan putra-putri yang memiliki pribadi-pribadi berkerakter kuat, baik secara moral maupun kultural,” kata Masduki.
Tujuan lain yang ingin diwujudkan melalui pelatihan ini adalah membentuk jati diri yang bermental ksatria, berdisiplin, jujur dan bertanggung jawab untuk mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka merah putih pada tanggal 17 Agustus tahun 2025.
Menurutnya, mempersiapkan dan membentuk generasi bangsa yang siap dan mampu menerima estafet kepemimpinan tidaklah mudah, perlu waktu dan dimulai sejak dini. Generasi bangsa yang mampu mengemban masa depan Indonesia adalah generasi bangsa yang memiliki keteguhan dalam berketuhanan yang maha esa, cerdas, sehat, berdisiplin dan bertanggung jawab serta berwawasan kebangsaan Indonesia.
“Nilai-nilai inilah yang akan ditanamkan dalam pelatihan Paskibraka. Menjadi Paskibraka merupakan kebanggaan dan kesempatan yang patut untuk disyukuri,” tuturnya.
Masduki berpesan agar pasukan Paskibraka untuk berlatihlah dengan sungguh-sungguh, bersemangat dan penuh keceriaan, dimana inti suksesnya upacara nanti ada pada pasukan pengibar bendera pusaka.
“Oleh karena itu saya harapkan tidak menganggap ringan tugas ini. Ada ribuan pasang mata yang menyaksikan kalian menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka. (NORHASANAH/H)









