BORNEONEWS, Sampit – Warga Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini tak lagi was-was menghadapi musim kemarau. Masalah kekurangan air bersih yang kerap terjadi setiap tahun, tahun ini bisa diatasi berkat bantuan sumur bor sedalam 220 meter dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Globalindo Alam Perkasa (GAP).
Camat Mentaya Hilir Utara Muslih menyampaikan, bantuan sumur bor lengkap dengan sistem pengelolaan air bersih tersebut sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
“Tahun lalu di musim kemarau bantuan air bersih selalu menjadi PR bagi kami. Tapi Alhamdulillah, tahun ini Desa Bagendang Tengah mendapat bantuan sumur bor dari CSR PT Globalindo Alam Perkasa. Tahun ini sudah bisa difungsikan dan airnya sudah diuji laboratorium, aman untuk diminum,” ujarnya, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Muslih menambahkan, pelayanan air bersih dari sumur bor tersebut diberikan secara gratis kepada warga Desa Bagendang Tengah. Ia pun meminta Kepala Desa agar memastikan semua warga sekitar dapat memanfaatkannya.
“Saya minta Kades agar menyampaikan kepada warga bahwa pelayanan air bersih ini gratis. Ini bentuk kepedulian dan manfaat langsung dari program CSR untuk masyarakat,” tambahnya.
Dijelaskan bahwa pembangunan sumur ini berlangsung selama dua tahun, yakni sumur bor dibangun tahun 2023, kemudian rumah pompa dan sistem filtrasi air dibangun tahun 2024, dan kini sudah beroperasi.
Ke depan, pengelolaan air bersih ini akan ditangani oleh BUMDes dan direncanakan menjadi sumber pendapatan asli desa.
Muslih juga menyebut rencana pengembangan program ini dalam bentuk PAM Mini Desa, mengingat wilayah tersebut belum terjangkau jaringan PDAM.
Tidak hanya bagi warga Bagendang Tengah, program ini juga disiapkan untuk menjangkau desa-desa sekitar seperti Bagendang Hulu, Sumber Makmur, Bagendang Permai, dan Bagendang Hilir.
“Nanti kita minta CSR juga untuk disambungkan ke rumah-rumah warga. Mungkin itu satu atau dua tahun ke depan juga untuk desa sekitar seperti Bagendang Hulu, Sumber Makmur, Bagendang Permai dan Bagendang Hilir itu berbayar tetapi harganya agak lebih miring," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









