BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua orang warga dilaporkan hilang, diduga tenggelam di Sungai Petuk Ketimpun, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Informasi tersebut beredar luas melalui grup WhatsApp dan telah dibenarkan oleh Kepala Basarnas Palangka Raya, Anak Agung Alit Supartana, melalui Kasi Ops Maulana Abdilah.
Menurut keterangan Maulana, kedua korban tengah berenang di tepi sungai bersama beberapa temannya. Namun, karena tidak bisa berenang, diduga kuat mereka terseret arus sungai yang cukup deras.
Keluarga dan teman-teman korban sempat berupaya melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya untuk meminta bantuan.
Pihak SAR Palangka Raya langsung merespon laporan tersebut dan menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari lima personel. Tim dilengkapi dengan peralatan water rescue dan rubber boat untuk mendukung proses pencarian di lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan seksama mengingat kondisi arus sungai yang cukup menantang.
"Untuk data korban saat ini kami masih melakukan kroscek dan assesmen di lapangan," ungkap Maulana, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Proses identifikasi korban dan pengumpulan data lebih lanjut masih terus dilakukan oleh tim SAR di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian kedua korban masih terus berlangsung. Tim SAR bekerja sama dengan pihak keluarga dan warga setempat untuk mempercepat proses pencarian dan berharap dapat menemukan kedua korban dalam keadaan selamat.
"Kami berharap semoga korban segera ditemukan," pungkasnya. (PATHUR/H)









