BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Adanya posting-an mobil dinas milik Pemkab Seruyan yang mengangkut sejumlah bibit kelapa sawit serta beberapa karung yang diduga berisikan pupuk mendapat protes warga Seruyan di media sosial facebook.
Gambar tersebut sengaja di-posting oleh pemilik akun Irwan Setiawan, pada Sabtu (29/10/2016), karena dia merasa jengah melihat peruntukan mobil dinas dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Handak tulak ke kebun diselip mobil dinas, ada pemandangan bagus ambil hp langsung foto walaupun sambil jalan. Yg meolah jadi sakit hati kerena mobil tsb digunakn untk kepentingan pribadi......... miris melihatnya....,” tulis Irwan dalam statusnya.
Beberapa saat setelah di-posting, sejumlah netizen yang umumnya merupakan warga kota Kuala Pembuang itu lantas melayangkan protes perihal penggunaan mobil dinas yang sebenarnya.
“Emang pakai meangkut sawit jua'am kah fungsinnya mobil dinas to,” komentar pemilik akun Hadi Abdul.
“Hebat....rusak minta lg yg baru....,” sindir pemilik akun Arjuna Sena Mahadevan yang turut mengomentari.
Posting-an itu membuat seorang anggota DPRD Seruyan Bejo Riyanto seperti tak habis pikir melihat mobil dinas yang seyogyanya dipergunakan untuk menunjang kepentingan tugas atau pekerjaan kedinasan, malah dipergunakan untuk sesuatu yang tidak semestinya didapati.
“Iya am ,,, bangat banar pinanya peyimpangan dan alih fungsi ne. Tarik ja bagusnya semua mobil dinas to, karena sering disalahgunakan,” sahut Bejo dalam akun bernama Drajo Riyanto.
Sementara pemilik akun Suzie Hielda, seorang PNS di Pemkab Seruyan, ikut mengomentari. Dia menyarankan, agar bisa dibuat peraturan daerah (perda) inisiatif dari DPRD Seruyan agar semua jenis kendaraan dinas, baik mobil ataupun motor supaya ditarik jika tidak sesuai peruntukkannya.
Usulan itu, langsung disambut positif oleh Bejo Rianto, anggota dewan dari Fraksi PAN yang menyatakan kesiapan menindaklanjuti soal penggunaan kendaraan dinas Pemkab Seruyan. (PARNEN/m)








