BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Para pencinta kucing, atau yang dikenal sebagai catlover, di Kuala Kapuas mengeluhkan maraknya aksi warga yang membuang anak kucing sembarangan.
Tindakan ini dianggap tidak memiliki belas kasih karena anak kucing yang dibuang biasanya masih sangat bergantung pada induknya dan belum mampu mencari makan sendiri, sehingga rentan mengalami kematian.
Keluhan ini salah satunya datang dari Banna, warga Jalan Sulawesi, Kuala Kapuas. Ia mengungkapkan bahwa ia sudah menemukan setidaknya tujuh anak kucing yang dibuang di depan toko bunganya.
Tidak hanya itu, beberapa anak kucing lainnya juga ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di depan Rusun PU, yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
"Siapapun, tolong jangan buang lagi anak kucing di sekitar sini. Kasihan anak kucingnya masih menyusui dan belum bisa cari makan sendiri," ungkapnya pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Melalui rekaman CCTV di tokonya, Banna mendapati beberapa warga dengan sengaja menaruh anak-anak kucing tersebut di depan tokonya. Sebagai seorang pencinta kucing, ia merasa sangat prihatin karena tindakan ini sama saja dengan menyakiti makhluk hidup yang tidak berdaya.
Ia menambahkan bahwa memisahkan anak kucing dari induknya pada usia dini dapat mengurangi peluang mereka untuk bertahan hidup. (SABRIANOOR/j)









