PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam semangat memperdalam iman dan kebersamaan, Putra-Putri Altar Paroki St Joan Don Bosco Sampit melaksanakan kegiatan ziarah rohani ke Palangka Raya pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Rombongan berangkat pada pagi hari dari Sampit dengan antusias, diawali dengan perjalanan menuju Paroki Kasongan sebagai tempat singgah makan siang bersama.

Usai beristirahat, perjalanan berlanjut menuju Palangka Raya, dengan agenda utama kunjungan ke dua tempat suci yang memiliki Porta Santa, yaitu Gereja Katolik Yesus Gembala Baik atau YGB dan Gereja Katedral Santa Maria. Kedua lokasi ini menjadi simbol pengharapan dan pertobatan dalam tradisi Katolik, memberikan kesempatan bagi para peserta ziarah untuk merasakan rahmat indulgensi yang ditawarkan oleh Gereja selama Tahun Suci.

Setibanya di Catholic Center Palangka Raya pada malam hari, rombongan mengikuti rangkaian Doa Rosario di Gua Maria, sebuah momen hening dan reflektif yang memperkuat devosi kepada Bunda Maria. Suasana doa yang khusyuk di bawah gemerlap cahaya lilin menandai puncak dari perjalanan spiritual yang sarat makna bagi para altar server muda.

Pastor Paroki St Joan Don Bosco Sampit, Pastor Yohanes Kopong Tuan, MSF, menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta ziarah.

“Ziarah ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan langkah iman yang memperkuat hubungan pribadi mereka dengan Tuhan. Saya melihat wajah-wajah yang bersinar oleh sukacita rohani,” kata Pastor Kopong saat ditemui Borneonews di Gua Maria pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Pastor Kopong juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter dan kebersamaan antar Putra-Putri Altar, agar semakin memahami tanggung jawab pelayanan di altar sebagai bentuk panggilan hidup. Pastor Kopong berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menumbuhkan semangat melayani yang tulus.

"Dengan membawa pengalaman rohani yang mendalam, rombongan ziarah kembali ke Sampit dengan hati yang penuh syukur," katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda Gereja terus berupaya memperkuat iman dan melayani dengan sukacita di tengah dinamika kehidupan modern. (TESTI PRISCILLA/Y)