PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Palangka Raya mendapat sosialisasi bela negara dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palangka Raya bersama Forum Bela Negara (FBN) Kota Palangka Raya.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari Diklat Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) yang sedang berlangsung di halaman kantor Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya.

Ketua FBN Kota Palangka Raya, Mambang I Tubil, menekankan pentingnya jiwa bela negara dan cinta tanah air bagi setiap anggota Paskibraka.

Ia menjelaskan bahwa bela negara di era modern dapat diimplementasikan melalui berbagai cara, terutama dengan belajar tekun dan berpartisipasi dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mambang I Tubil mendorong para calon Paskibraka untuk berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat dan generasi muda tentang pentingnya bela negara.

"Anggota Paskibraka harus mengambil peran untuk mengedukasi masyarakat dan generasi muda agar terus memperkuat semangat bela negara," ujarnya, Minggu, 3 Agustus 2025.

Ia mencontohkan edukasi untuk memerangi narkoba dan mencegah ujaran kebencian di media sosial yang dapat mengganggu kondusivitas masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa pada Badan Kesbangpol Kota Palangka Raya, Mahjuri, menambahkan bahwa pemahaman tentang bela negara merupakan aspek penting bagi calon Paskibraka.

Selain pelatihan fisik dan teknis pengibaran bendera, mereka juga perlu memiliki jiwa patriotisme dan nasionalisme yang kuat.

Mahjuri menjelaskan bahwa calon Paskibraka telah melalui proses seleksi yang ketat, dan diharapkan memiliki aspek fisik, intelektual, psikologi, wawasan kebangsaan, mental ideologis, dan jiwa bela negara yang tangguh.

"Hal ini penting mengingat tugas mereka yang akan mengibarkan Sang Merah Putih dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025," pungkasnya. (PATHUR/Y)