PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya membangun industri sawit yang ramah lingkungan terus diperkuat oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS melalui kemitraan regional dan kegiatan edukatif. Salah satu langkah nyata terlihat dari dukungan Council of Palm Oil Producing Countries atau CPOPC, yang sejak 2024 telah melibatkan generasi muda lintas negara dalam kunjungan lapangan ke fasilitas SSMS, termasuk area konservasi orangutan di Pulau Salat.

Dalam lanjutan kegiatan di tahun ini, CPOPC kembali menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memahami pengelolaan sawit berkelanjutan.

“Kegiatan edukasi semacam ini sangat penting untuk membuka wawasan generasi muda, baik dari Indonesia maupun negara produsen sawit lainnya. Mereka perlu melihat bahwa sawit bisa dikelola dengan cara yang baik, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujar Director Sustainability & Smallholder CPOPC, Antonius Yudi Triantoro, dalam rilis SSMS pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Pulau Salat, yang menjadi pusat konservasi orangutan SSMS, menawarkan pengalaman langsung bagi peserta kunjungan untuk memahami keterkaitan antara industri dan pelestarian keanekaragaman hayati. Kegiatan ini juga menampilkan berbagai praktik SSMS dalam hal efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan riset lapangan di fasilitas seperti Sulung Research Station dan Pabrik Kelapa Sawit Sulung.

Chief Sustainability Officer SSMS Tbk, Henky Satrio W mengatakan bahwa SSMS memandang kunjungan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem sawit yang berkelanjutan secara holistik.

“Melalui keterlibatan generasi muda, perusahaan berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk mendorong industri sawit yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan,“ tutur Henky.

Apresiasi terhadap keterbukaan dan keseriusan SSMS pun terus berdatangan dari para akademisi dan pemangku kepentingan lintas negara yang turut serta dalam kegiatan CPOPC. Mereka menyatakan bahwa model edukasi dan transparansi SSMS dapat menjadi rujukan penting bagi pengembangan industri sawit global yang beretika dan berwawasan ekologis.

“Dengan komitmen berkelanjutan yang melibatkan riset, inovasi, dan kolaborasi multipihak, SSMS semakin meneguhkan posisinya sebagai pelaku industri yang aktif membangun masa depan sawit berkelanjutan,“ katanya.

Perusahaan percaya, investasi pada edukasi dan nilai-nilai lingkungan adalah fondasi penting menuju industri yang dipercaya dunia. (TESTI PRISCILLA/Y)