BORNEONEWS, Sampit - Seorang kakek berusaha 84 tahun bernama Sujimin, warga Jl Jendral Sudirman Km 45, Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi korban perampokan, Minggu (30/10/2016) pagi.
Korban kehilangan sepeda motor dan mengalami luka bacok d ibagian kepala hingga kritis. Kini ia masih dirawat di RSUD Dr Mirjani Sampit.
"Beruntung nyawa ayah saya dapat diselamatkan, walaupun setelah dibacok sempat pinsan," ujar anak korban, Wahyu, saat merawat ayahnya di ruang RSUD Dr Murjani Sampit, Minggu (30/10/2016).
Wahyu mengungkapkan, ia mengetahui pertama kali saat ayahnya menelepon sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu ayahnya memberitahukan bahwa menjadi korban perampokan, dan masih berada di rumah tetangganya.
"Ayah saya masih sempat bangun usai para perampok pergi. Untungnya telepon seluler tidak dibawa kabur pelaku," lanjut Wahyu.
Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Mereka menyerang korban yang sedang tidur dengan senjata tajam di bagian kepala. Setelah itu pelaku kabur dengan membawa sepeda motor korban. Sedangkan korban berlumuran darah dengan sejumlah luka di kepalanya.
"Korban berkata dia mengenali pelaku. Karena sudah pernah mampir ke rumahnya beberapa bulan lalu," ungkap seorang keluarga korban, Irawati.
Selain itu, dua pekan lalu rumah korban juga pernah disatroli dua orang tersebut. Namun lebih dulu diketahui korban yang keluar rumah dengan membawa tombak. Para pelaku pun langsung kabur. Namun hal itu rupanya tidak menyurutkan mereka kembali ke tempat itu dan merampok korban.
"Pelaku sudah dikenal, dan korban yakin bahwa pelaku itu sudah pernah ketemu," kata Irawati.
Setelah Wahyu datang menolong korban, Sujimin kemudian dibawa ke bidan terdekat untuk dirawat luka-lukanya. Korban kemudian dibawa ke RSUD Dr Murdjani Sampit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
Sedangkan anak korban memperkirakan para pelaku masih berada di dalam kawasan perkebunan kelapa sawit. Tak jauh dari rumah korban ditemukan sebuah motor metik yang diduga milik pelaku.
Polisi pun langsung melakukan penyelidikan. Mereka memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Masih kami selidiki kasus ini, dan berusaha mengungkap perampokan ini," ungkap Kasat Reskrim Iptu Reza Fahmi. (M HAMIM/m)








