PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 45 katekis, penyuluh, dan guru agama Katolik dari enam paroki di Dekenat Palangka Raya mengikuti retret tiga hari yang berlangsung di Rumah Retret Soverdi, 1–3 Agustus 2025.

Retret ini mengangkat tema “Katekis: Saksi Iman & Penjaga Ingatan Akan Allah”, menekankan pentingnya peran katekis dalam menjaga semangat rohani umat di tengah tantangan zaman.

Retret dipimpin oleh Pater Godefridus Meko, SVD, yang memaparkan empat materi utama: mengapa katekis perlu menyepi, spiritualitas katekis, tantangan misioner di era globalisasi, dan misi untuk memancarkan cahaya.

“Transformasi pribadi sangat penting bagi seorang pewarta iman, melalui penataan mind set, heart set, dan skill set,“ kata Pater Godefridus dalam sesi-sesinya.

Peserta berasal dari Paroki Katedral St. Maria Palangka Raya, Yesus Gembala Baik (YGB) Palangka Raya, St. Theresia Rungan Manuhing, St. Arnoldus Janssen Kuala Kurun, St. Gabriel Pulang Pisau, dan St. Matius Kuala Kapuas.

Meskipun berasal dari latar yang berbeda, mereka menyatu dalam semangat dan tujuan yang sama: memperkuat fondasi pelayanan dan memperdalam kehidupan rohani.

Salah satu momen yang paling membekas adalah sesi sharing, ketika peserta menyampaikan pergulatan hidup dan pengalaman pelayanan mereka. Kisah-kisah ini membuka ruang refleksi dan saling dukung antarkatekis, menumbuhkan rasa solidaritas dan semangat baru untuk melanjutkan karya pastoral.

Retret juga diisi dengan berbagai kegiatan rohani seperti Doa Rosario, Doa Taize, Ibadat Brevir, serta Perayaan Ekaristi harian.

Atmosfer khusyuk dan sakral membalut seluruh rangkaian acara, memberikan kekuatan baru bagi para peserta untuk kembali ke komunitas mereka dengan semangat pembaruan.

Kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi Perutusan, sebagai simbol pengutusan para katekis untuk meneruskan terang Kristus ke tengah umat.

Para peserta pulang dengan hati yang diteguhkan dan komitmen yang diperbarui dalam melayani Gereja dan masyarakat.(TESTI PRISCILLA/R)