KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebuah halte di Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas, tepatnya di pertigaan Jalan Ahmad Yani - Seth Adji kini dalam kondisi memprihatinkan.

Dari pantauan Borneonews pada Minggu, 3 Agustus 2025, bangunan halte kini hanya menyisakan kerangka besi yang berkarat. Dinding, atap, dan bangku halte sudah tak utuh, bahkan ditumbuhi semak belukar, menyisakan pemandangan yang tidak sedap dipandang.

Kondisi halte yang terbengkalai ini sangat disayangkan, terutama mengingat fungsi utamanya. Padahal, halte tersebut dibangun untuk melayani warga yang ingin menggunakan angkutan kota atau taksi. 

Namun dengan semakin jarangnya taksi yang beroperasi di wilayah tersebut, halte ini pun semakin tidak terurus dan akhirnya rusak. Menurut penuturan beberapa warga sekitar, halte ini sudah lama terbengkalai. 

"Sudah lama kondisinya seperti ini. Awalnya masih ada atapnya, tapi lama-lama hilang. Mungkin dicuri orang atau memang sudah rapuh," ujar Idris, salah satu pedagang kaki lima yang sering mangkal di kawasan tersebut. 

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan atau memperhatikan bangunan fasilitas publik yang terbengkalai. 

"Harapan kami, halte ini bisa diperbaiki. Meskipun jarang ada taksi, siapa tahu nanti bisa digunakan untuk tempat berteduh atau menunggu jemputan. Sayang sekali kalau dibiarkan begitu saja," tambah Idris.

Tidak terurusnya halte ini menjadi perhatian warga. Selain merusak estetika kota, terbengkalainya fasilitas publik ini juga menunjukkan kurangnya perawatan dan pemanfaatan aset pemerintah. (SABRIANOOR/R)