BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemandangan tak sedap menyambut warga dan pengguna jalan di simpang tiga Jalan Seth Adji -Ahmad Yani, Kuala Kapuas.
Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di pinggir jalan mengganggu estetika lingkungan dan menimbulkan bau tak sedap.
"Warga terbiasa membuang sampah tidak benar-benar masuk ke dalam TPS nya, malah menumpuk di bahu jalan," ucap Idris, pedagang kaki lima yang terbiasa mangkal di kawasan tersebut, Minggu, 3 Agustus 2025.
Dari pengamatan Borneonews di lokasi, berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, sisa makanan, hingga sampah rumah tangga lainnya, berserakan di bahu jalan.
"Padahal jalan tersebut merupakan ruas jalan utama, yang akan menimbulkan kesan jorok bagi citra kota," tambah Idris.
Sampah yang menumpuk yang tidak benar-benar dimasukkan ke dalam TPS rentan terbawa angin hingga ke tengah jalan. Tentunya ini, tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit dan mengundang hewan-hewan liar.
"Diharapkan pihak terkait, baik dari pemerintah daerah maupun kesadaran masyarakat sendiri, dapat segera mengambil tindakan untuk benar-benar memastikan sampah dibuang pada tempatnya," harap Idris. (SABRIANOOR/R)








