PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca yang tidak menentu belakangan ini. 

Ia menyebut, meski sejumlah wilayah masih mengalami hujan dan genangan, namun sebagian daerah lain sudah memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Cuaca saat ini sangat tidak stabil. Di satu sisi ada hujan lebat dan angin kencang yang bisa menimbulkan genangan dan kerusakan infrastruktur, di sisi lain beberapa kawasan mulai kering dan rentan terhadap kebakaran lahan,” ungkap Hasan, Senin, 4 Agustus 2025.

Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan semua pihak, baik pemerintah, relawan, maupun masyarakat untuk menghadapi segala kemungkinan. 

Langkah mitigasi seperti pembersihan saluran air, kesiapan alat pemadam, dan edukasi kepada masyarakat disebut perlu dilakukan secara konsisten.

“Warga juga harus bijak dalam membuka lahan. Jangan sampai kebiasaan lama membakar kembali terjadi, karena bisa menimbulkan bencana yang lebih besar,” ujarnya.

Hasan berharap koordinasi antarinstansi terus ditingkatkan dan titik-titik rawan bencana dapat dipetakan secara akurat agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. (MARINI/j)