SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kotawaringin Timur (Kotim) diharapkan dapat menjadi kader pemimpin masa depan yang berkarakter Pancasila.

“Tujuan dari pendidikan dan pelatihan ini adalah untuk membentuk kader pemimpin yang berkarakter Pancasila di masa depan di Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata PJ Sekda Kotim Masri saat membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) calon anggota Paskibraka, Senin, 4 Agustus 2025.

Masri mengajak seluruh pihak, khususnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim, untuk memperhatikan serta terus mendampingi dan memotivasi peserta agar menjadi pemuda-pemudi berkualitas yang mampu menjadi pelopor pembangunan dan teladan bagi generasi muda lainnya.

Adapun, sebanyak 70 pelajar terpilih mewakili seluruh kecamatan di Kotim akan menjalani pelatihan intensif dari berbagai unsur profesional, seperti Kodim 1015 Sampit, Polres Kotim, Brimob Polda Kalteng, Yonif 631 Antang, dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kotim.

“Adik-adik akan ditempa menjadi pasukan yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, dan penuh dedikasi guna melaksanakan tugas mulia sebagai pengibar bendera pusaka,” ujarnya.

Lanjutnya, kesiapan fisik dan mental para peserta sangat penting dalam mengikuti pelatihan secara serius, mengingat tugas mereka adalah simbol Bhinneka Tunggal Ika dan semangat nasionalisme.

“Tugas mengibarkan bendera menjadi babak baru dan momen penting karena dengan mengemban tugas mengibarkan bendera merah putih menjadi lambang keberagaman bhineka tunggal ika. Kalian akan merasa besar dan kompak ketika melangkah kedepan menuju karir yang terbaik. Harus tetap rukun dan bersatu demi memberikan yang terbaik untuk kabupaten kotawaringin timur dan negara kesatuan republik indonesia yang kita cintai," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)