BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sebanyak lima sekolah di Kabupaten Pulang Pisau dinilai dalam sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Kalimantan Tengah untuk menuju penilaian sekolah Adiwiyata tingkat nasional. Sekolah-sekolah tersebut, SDN Tahai Jaya 1 Kecamatan Maliku, SDN Tahai Baru 2 Kecamatan Maliku, SMAN 1 Kahayan Tengah, SMAN 1 Pandih Batu, SMAN 1 Kahayan Hilir, dan SMKN 1 Kahayan Hilir.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pulang Pisau melalui Kabid Sosialisai BLH Pulang Pisau, Sari Mumpung mengatakan dengan adanya penilaian sekolah Adiwiyata ini diharapkan nantinya dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Pulang Pisau agar dapat menjadi sekolah berwawasan lingkungan.
Kategori penilaian terdiri dari lingkungan sekolah, drainase, ruang terbuka hijau, MCK, tempat pembuangan sampah dan pengolahan sampah tersebut. Lingkungan sekolah harus rapi dan bersih dari sampah. Memiliki drainase yang berfungsi dengan baik. Sekolah juga diharapkan memiliki ruang terbuka hijau yang bermanfaat untuk sirkulasi udara.
Menurutnya untuk mewujudkan sekolah adiwiyata memerlukan peran serta dan kerja sama dari pihak sekolah yang di dalamnya terdapat guru, siswa, penjaga sekolah dan komite sekolah. “Kegiatan kita harapkan dapat memotivasi kepedulian anak didik terhadap lingkungan hidup yang meliputi pencegahan kerusakan, menjaga dan melestarikannya,” kata Sari. Selain lingkungan sekolah yang indah dan bersih, kata dia para siswa juga harus memahami dan mewujudkan visi misi sekolah.
Demikian juga pada tahun ini telah dilakukan penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Pulang Pisau, di antaranya yang dinilai MAN Pulang Pisau. Tim Adiwiyata MAN Pulang Pisau, Juhar Latifah mengatakan dengan adanya kegiatan lingkungan ini membudayakan hidup sehat dan bersih para siswa.
“ini juga sebagai upaya untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif, bersih, dan sehat demi kenyamanan kegiatan belajar-mengajar disekolah,” katanya. (JAMES DONNY/N).








