BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menekankan pentingnya kualitas infrastruktur dalam setiap laporan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, penggunaan anggaran harus benar-benar mencerminkan hasil pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pada sektor infrastruktur.
“Dalam setiap pertanggungjawaban anggaran, tidak cukup hanya melihat serapan anggaran, tetapi juga harus memperhatikan kualitas output-nya. Jangan sampai infrastruktur yang dibangun cepat rusak dan tidak sesuai harapan masyarakat,” ujarnya, Selasa, 5 Agustus 2025.
Ridha mencontohkan sejumlah pembangunan jalan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar mutu.
Ia berharap, pengawasan terhadap pelaksanaan proyek fisik bisa ditingkatkan, agar hasil pembangunan lebih optimal dan berumur panjang.
Politikus dari Fraksi PAN ini menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam fungsi pengawasan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak terkait, termasuk OPD teknis dan rekanan pelaksana proyek, agar lebih bertanggung jawab terhadap mutu pekerjaan.
“APBD itu uang rakyat, maka penggunaannya harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. Infrastruktur yang baik akan menunjang aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban APBD, DPRD akan terus menyoroti aspek kualitas pembangunan, bukan hanya sekadar angka serapan atau capaian fisik semata. (MARINI/Y)









