BORNEONEWS, Sampit - Warga Jl Tjilik Riwut Km 24, Desa Penyang, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur mendadak ramai berkerumun karena banyak ikan berhamburan di tepi jalan, Sabtu (29/10/2016) sore, 

Banyaknya ikan tersebut ternyata berasal dari sebuah pikap yang menabrak lubang hingga membuat ban depannya pecah. Angkutan ikannya pun berhamburan di tepi jalan. 

"Banyak sekali ikan patinnya berhamburan, sehingga kami langsung membantu dengan memasukkan kembali ke dalam boks yang ada di pikap tersebut," ujar Jamilah, warga sekitar. 

Ikan tersebut merupakan milik pengemudi pikap bernama Muhaikinnur, 29, warga Jl IR PHM Noor, Banjarmasin. Dia membawa ikan tersebut dari Banjar menuju Kota Sampit untuk dijual kembali. Namun belum sampai ke tempat tujuan, ternyata mendapat musibah ban pecah dan ikan yang ada di dalam boks berhamburan keluar. 

Jejadian tersebut bermula ketika korban membawa ikan dari arah Palangka Raya. Sesampainya di tempat tersebut, ternyata dia tidak melihat ada lubang di jalan. Sang supir tanpa sengaja menabraknya. Hal itupun membuat ban pikap itu pecah dan terkeluar dari jalur. Isi di dalam pikap berhamburan. 

"Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Hanyasaja sopir mengalami luka memar di dahi, dan penumpang yang ada di sampingnya alami keseleo," ungkap Kapolsek Cempaga Ipda Harno. (M HAMIM/m)