BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 11 dan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) berkolaborasi dalam kegiatan pendampingan dan evaluasi capaian kerja sama 10 perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Penelaah Teknis Kebijakan LLDikti Wilayah 11, Iriani Mayasari, di Palangka Raya, Selasa, 5 Agustus 2025, menyampaikan terima kasih kepada pihak UMPR yang telah memfasilitasi kegiatan pendampingan dan evaluasi capaian kerja sama sejumlah perguruan tinggi yang ada di Kota Palangka Raya.
“Kegiatan ini sangat penting bagi perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) kemitraan program studi,” ucapnya.
Menurut dia, kegiatan kerja sama ini kerap terabaikan dalam pengarsipan administrasi oleh sejumlah program studi dan memasukkannya dalam sistem yang telah disediakan oleh LLDikti.
Sementara itu, Wakil Rektor 1 UMPR Assoc Prof Candra Anugrah Putra menyebut ke-10 PTS yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Universitas Kristen Indonesia (UNKRIP), Universitas PGRI Palangka Raya (UPPR), serta Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Kalimantan.
Kemudian Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Palangka Raya, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Tambun Bungai, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yayasan Bank Pembangunan Kalteng (YBPK) Palangka Raya, STMIK Palangka Raya, STIKES Eka Harap, dan Akbid Betang Asih.
Ia menyampaikan bahwa sekarang ini untuk capaian kerja sama lebih sulit dibandingkan sebelumnya.
“Kalau sebelumnya, semua jenis kerja sama diakui dalam laporan capaian kerja sama. Namun sekarang ini hanya kerja sama yang berdampak saja yang diakui masuk dalam laporan di Kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi,” katanya.
Untuk itulah dia mengharapkan dalam melakukan kerja sama tidak hanya sekadar melakukan penandatangan naskah kerja sama (MoU) saja, tetapi benar-benar dilihat apakah mempunyai dampak atau tidak untuk kampus, masyarakat maupun pengembangan iptek.
ANTARA









