BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Yayasan Islam Al Amin Kapuas kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan budaya Quranic di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan Tasmi’ Guru Quran, para pengajar dari Pondok Pesantren dan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Amin berkumpul untuk melakukan setoran hafalan.
Kegiatan ini fokus pada hafalan Juz 26, 27, dan 28, sesuai dengan target yang telah ditetapkan untuk setiap peserta.Kegiatan Tasmi' ini tidak sekadar menjadi ajang setoran hafalan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan motivasi bagi para guru.
Ketua Yayasan Islam Al Amin Kapuas, Agus Setiawan menekankan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an melalui murojaah (pengulangan hafalan) secara rutin. Menurutnya, menghafal saja tidak cukup tanpa adanya upaya untuk mempertahankan hafalan tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan "support sistem" yang kuat di lingkungan yayasan.
"Hafalan Al-Qur’an bisa terus terjaga dengan sering murojaah sendiri, adanya support sistem, seperti khususnya guru ikhwan yang bisa menjadi imam dan bisa sebagai pengajar Al-Qur’an. Ini adalah sistem yang harus terus dikembangkan," ungkapnya, Selasa, 5 Agustus 2025.
Hal ini menunjukkan bahwa Yayasan Al Amin berupaya membangun ekosistem yang kondusif bagi para guru untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Ustadz Yazid, selaku Koordinator Quran jenjang SMP dan SMA, menambahkan bahwa Tasmi’ ini memiliki makna yang lebih dalam.
"Tasmi’ menjadi salah satu sarana untuk menjaga hubungan dengan Al-Qur’an melalui hafalan," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata bagi para siswa tentang bagaimana seorang pendidik seharusnya memiliki komitmen yang kuat terhadap Al-Qur’an.
Yayasan Islam Al Amin Kapuas berharap melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, budaya cinta Al-Qur’an tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar mengakar kuat dalam diri para guru dan karyawan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi teladan utama bagi para siswa, menularkan semangat untuk menghafal, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (SABRIANOOR/j)









