BORNEONEWS, Palangka Raya - Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan II-2025 menunjukkan capaian signifikan di sejumlah sektor.
Secara year-on-year atau Y-on-Y, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor Jasa Perusahaan yang melonjak sebesar 14,42 persen.
Di sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan kenaikan sebesar 7,40 persen, mencerminkan peningkatan permintaan luar negeri terhadap produk unggulan daerah.
Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti menyampaikan bahwa peningkatan sektor jasa perusahaan menandakan geliat aktivitas bisnis dan profesional yang semakin kuat di wilayah ini.
"Dukungan terhadap sektor swasta sangat penting untuk memperluas lapangan kerja dan mendorong inovasi lokal," ujarnya pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Sementara itu, dari sisi quarter-to-quarter (Q-to-Q), sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 11,55 persen.
Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan belanja operasional dan program sosial yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Di sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami kenaikan signifikan sebesar 8,98 persen, mencerminkan peningkatan investasi terhadap infrastruktur dan alat produksi.
"Investasi adalah motor jangka panjang pertumbuhan ekonomi. Kenaikan PMTB menunjukkan kepercayaan pelaku ekonomi terhadap prospek pembangunan daerah," Agnes mengungkapkan.
Secara cumulative-to-cumulative (C-to-C), sektor Jasa Perusahaan kembali mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,99 persen.
Dari sisi pengeluaran, Komponen Konsumsi Rumah Tangga tumbuh sebesar 4,39 persen. Angka ini memperlihatkan ketahanan daya beli masyarakat meskipun berada dalam tantangan ekonomi global dan regional.
Secara spasial, kontribusi Kalimantan Tengah terhadap perekonomian Pulau Kalimantan mencapai 12,34 persen pada triwulan II-2025, berada di bawah Kalimantan Timur yang menjadi kontributor terbesar dengan 46,58 persen.
"Meski belum dominan secara regional, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk memperluas pangsa ekonominya melalui sektor-sektor strategis dan peningkatan konektivitas antarwilayah," tutur Agnes.(TESTI PRISCILLA)









