BORNEONEWS, Palangka Raya - Ekonomi Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif pada triwulan II-2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp58,7 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp30,4 triliun. Pertumbuhan ekonomi secara tahunan atau year-on-year/y-on-y mencapai 4,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa sektor Jasa Perusahaan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi dengan capaian 14,42 persen.
“Kinerja sektor jasa perusahaan menunjukkan dinamika yang sangat positif, mencerminkan meningkatnya aktivitas bisnis dan layanan profesional di Kalimantan Tengah,” ujar Agnes pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,40 persen. Menurut Agnes, peningkatan ekspor ini menunjukkan daya saing produk daerah yang semakin kuat di pasar nasional maupun internasional.
“Ekspor menjadi indikator penting dalam mengukur keterhubungan ekonomi daerah dengan pasar global,” tambahnya.
Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Kalimantan Tengah tumbuh sebesar 2,51 persen. Pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi terjadi pada kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib yang naik 11,55 persen. Hal ini mencerminkan peningkatan belanja dan aktivitas sektor publik.
Dari sisi pengeluaran triwulan II-2025 terhadap triwulan I-2025, Komponen Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTB) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,98 persen. Agnes menjelaskan bahwa peningkatan PMTB menunjukkan adanya investasi yang lebih besar dalam pembangunan infrastruktur dan aset tetap.
“Ini sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
Secara kumulatif semester I-2025 terhadap semester I-2024 (c-to-c), ekonomi Kalimantan Tengah tumbuh sebesar 4,52 persen. Lapangan usaha Jasa Perusahaan kembali menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 14,99 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tumbuh 4,39 persen, mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.
Secara spasial, struktur ekonomi Kalimantan pada triwulan II-2025 masih didominasi oleh Provinsi Kalimantan Timur dengan kontribusi sebesar 46,58 persen terhadap total PDRB regional. Kalimantan Tengah memberikan kontribusi sebesar 12,34 persen.
“Meski bukan yang terbesar, kontribusi Kalteng tetap signifikan dan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten,” ujar Agnes.
Agnes menekankan bahwa seluruh provinsi di Kalimantan mengalami pertumbuhan positif baik secara y-on-y, q-to-q, maupun c-to-c.
“Ini menunjukkan bahwa kawasan Kalimantan secara keseluruhan memiliki ketahanan ekonomi yang baik dan potensi untuk terus berkembang,” tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









