NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Meningkatnya kasus kebakaran rumah di Kabupaten Lamandau beberapa hari lalu, salah satunya diduga akibat korsleting listrik di sebuah rumah di RT 03 Kelurahan Bulik, Kabupaten Lamandau, membuat BPBD setempat mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan 2 buah rumah dan kerugian material puluhan juta rupiah.

Kepala BPBD Lamandau, Hendikel, menekankan pentingnya memeriksa secara berkala instalasi listrik di rumah masing-masing. Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran lainnya, seperti api yang ditinggalkan tanpa pengawasan dan penyimpanan bahan mudah terbakar yang tidak aman. Nomor darurat BPBD Lamandau adalah 082262121313 dan Nomor darurat LAMANDAU SIAGA 112.

Kepala BPBD Lamandau, Hendikel, menjelaskan bahwa kebakaran rumah sering kali terjadi akibat kelalaian, seperti penggunaan listrik yang tidak aman, lupa mematikan kompor, atau pembakaran sampah sembarangan.

"Kami mengingatkan warga agar tidak lalai dalam penggunaan alat-alat elektronik, selalu memeriksa instalasi listrik, serta memastikan api dari dapur benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah," ujar Hendikel, Rabu, 6 Agustus 2025.

Hendikel juga mengimbau agar warga tidak menyambung kabel listrik secara sembarangan, serta menyediakan alat pemadam sederhana seperti APAR atau karung goni basah yang dapat digunakan saat kondisi darurat.

Hendikel berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan dini terhadap kebakaran, demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib. (NATALIA/J)