PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan program prioritas di bidang kesehatan keluarga, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palangka Raya melalui Kelompok Kerja (Pokja) IV melaksanakan audiensi dengan jajaran RSUD Kota Palangka Raya.

Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Ny. Avina Fairid Naparin, memimpin langsung pertemuan tersebut. 

Ia menyampaikan bahwa program kerja Pokja IV tahun 2025 menitikberatkan pada penguatan New Posyandu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta edukasi dan skrining kanker serviks dan payudara secara masif di tengah masyarakat.

“New Posyandu adalah pendekatan baru yang mencakup layanan kesehatan ibu dan anak, namun juga menyentuh aspek pendidikan keluarga, ketahanan keluarga, dan penataan lingkungan. Untuk itu, kolaborasi dengan RSUD sangat diperlukan agar pelayanan masyarakat bisa lebih terintegrasi,” terang Avina, Rabu, 6 Agustus 2025.

Avina menambahkan, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara menjadi perhatian serius. 

Oleh karena itu, TP PKK hadir sebagai penghubung antara fasilitas kesehatan dan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga.

“Melalui audiensi ini, kami ingin menyatukan persepsi agar program edukatif dan skrining dapat dijalankan bersama melalui posyandu dan dasawisma, dengan dukungan penuh dari RSUD,” lanjutnya.

Ia berharap agar pertemuan ini ditindaklanjuti dengan langkah konkret, bukan hanya sebatas diskusi. Menurutnya, gerakan nyata di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan program kesehatan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Kota Palangka Raya, dr. Abram Sidi Winasis, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif TP PKK. 

Ia menyatakan kesiapan RSUD untuk terlibat aktif dalam penyuluhan dan skrining kesehatan secara langsung di tengah masyarakat.

“TP PKK memiliki jaringan sosial yang sangat luas, dan jika dikolaborasikan dengan tenaga serta fasilitas medis yang kami miliki, hasilnya bisa sangat efektif. Kami siap mendukung pelaksanaan program ini secara teknis,” ujar Abram.

Ia juga mengungkapkan bahwa RSUD akan mengkaji bentuk dukungan yang paling sesuai, termasuk pengiriman tim medis keliling, kegiatan penyuluhan di posyandu, hingga edukasi langsung di dasawisma.

Audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pokja IV TP PKK bersama sejumlah instansi teknis yang digelar sejak 4 hingga 6 Agustus 2025. (MARINI/j)