BORNEONEWS, Palangka Raya – Lurah Petuk Katimpun, Berita Asi, memasang spanduk peringatan di kawasan wisata dadakan "Pantai Gosong" untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Sebelumnya, ada dua warga atau remaja putri dilaporkan tenggelam di kawasan tersebut.
Spanduk itu berisi imbauan kepada pengunjung agar tidak berenang terlalu jauh dari tepi sungai, khususnya bagi mereka yang tidak mahir berenang.
Pemasangan spanduk ini merupakan tindak lanjut dari insiden tenggelam yang terjadi di "Pantai Gosong". Kejadian tersebut menyita perhatian warga dan pemerintah setempat, mendorong upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Lokasi Pantai Gosong, yang merupakan wisata dadakan, memang rawan kecelakaan mengingat kondisi arus dan kedalaman sungai yang tidak selalu konsisten.
Berita Asi menjelaskan bahwa spanduk peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengunjung.
"Saya berharap dengan adanya tanda peringatan yang jelas, pengunjung akan lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, spanduk yang terpasang mudah terlihat dan diharapkan dapat memberikan informasi penting kepada semua pengunjung," katanya, Rabu 6 Agustus 2025.
Selain pemasangan spanduk, Berita Asi juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan Kelurahan Petuk Katimpun.
"Saya menekankan pentingnya pengawasan orangtua terhadap anak-anak mereka, terutama saat berada di dekat sungai atau perairan lainnya," pungkasnya. (PATHUR/y)









