NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lamandau menghadirkan inovasi terbaru dalam pelayanan publik dengan meluncurkan aplikasi berbasis web bernama "Gadis Rindu" (Gerakan Desa Tertib dan Sadar Administrasi Kependudukan). 

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta ketertiban administrasi kependudukan di tingkat desa dan kelurahan, membawa kemudahan bagi masyarakat Lamandau.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Lamandau, Turmudi menjelaskan bahwa "Gadis Rindu" hadir sebagai solusi atas tantangan aksesibilitas dan efisiensi pelayanan administrasi kependudukan, terutama bagi warga di daerah terpencil.

Dalam wawancara eksklusif, Turmudi mengungkapkan "Warga kini tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Dukcapil untuk mengurus dokumen-dokumen penting. Semua bisa diakses melalui aplikasi ini." Jelasnya

Aplikasi "Gadis Rindu" menawarkan beragam fitur utama yang dirancang untuk mempermudah proses administrasi. Fitur-fitur tersebut meliputi pendaftaran online yang mempercepat proses dan mengurangi antrean, sistem pengelolaan administrasi yang terintegrasi dan efisien bagi perangkat desa, serta fungsi sebagai pusat informasi dan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait administrasi kependudukan.

Turmudi menyampaikan harapannya bahwa Gadis Rindu akan meningkatkan kesadaran dan ketertiban administrasi kependudukan di seluruh wilayah Kabupaten Lamandau.

"Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pelayanan publik, menghasilkan data kependudukan yang akurat dan berkualitas, serta mendukung berbagai kebijakan pemerintah," ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Dukcapil Lamandau juga berupaya menyediakan loket pelayanan yang memadai di setiap desa dan kelurahan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sistem self-service yang mudah, cepat, dan gratis bagi seluruh warga.

Dengan adanya inovasi "Gadis Rindu" dan upaya peningkatan pelayanan lainnya, Turmudi optimis bahwa pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Lamandau akan semakin optimal dan memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh masyarakat.

Peluncuran "Gadis Rindu" ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi.

Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan (NATALIA)