BORNEONEWS, Katingan - Warga Kabupaten Katingan diingatkan tentang kemungkinan munculnya berbagai macam penyakit pada musim hujan tahun ini. Pasalnya, jika sudah terserang penyakit tidak sedikit biaya yang diguanakan untuk menyembuhkan penyakitnya, kemudian juga akan menguras tenaga maupun pikiran. Pada musim hujan, muncul penyakit seperti batuk pilek, malaria, demam berdarah dengue (DBD), diare dan lainnya.
"Makanya sebelum penyakit itu datang lebih baik dicegah agar tidak sampai menyebar atau menular," kata Sekda Katingan, Nikodemus di Kasongan, Senin (31/10/2016).
Biasannya, katanya pada musim penghujan seperti saat ini paling rawan adalah penyakit DBD. DBD ini adalah penyakit yang mematikan, untuk itu warga yang diduga terserang penyakit tersebut agar sesegera mungkin memeriksakan kepada pihak medis. Wilayah Katingan, kata Sekda adalah daerah transit yang memungkinkan terjadinya penularan penyakit DBD itu.
"Misalnya ada warga luar daerah yang sudah terjangkit DBD ini dari daerah asal, kemudian singgah sebentar di Kasongan makan misalnya dan digigit nyamuk, kemudian nyamuk tadi menggigit warga," katanya.
Untuk itu Sekda Nikodemus mengimbau kepada warga Katingan agar tetap terus menjaga pola hidup bersih, terutama di lingkungan rumah sekitar.
Kepala Dinas Kesehatan Katingan Robertus Pamuriyanto sebelumnya menyatakan bahwa ada beberapa wilayah di daerahnya yang pernah ditemukan kasus gejala serangan penyakit DBD pada musim musim penghujan.
Selain Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah, juga Kasongan Kecamatan Katingan Hilir, Baun Bango Kecamatan Kamipang dan Pagatan Kecamatan Katingan Kuala. (ABDUL GOFUR/N).








