BORNEONEWS, Kasongan - Empat rumah warga di Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, ludes dilalap api, Kamis, 7 Agustus 2025 sekitar pukul 17. 30 WIB.
Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik ini berhasil dipadamkan setelah hampir dua jam berkat kerja sama dari berbagai pihak.
Camat Tasik Payawan, Bambang Serunanto, melaporkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan api baru dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.00 WIB.
Api diduga berasal dari rumah salah satu warga, Ibu Tanti.
"Saat ini api sudah padam total berkat upaya gotong royong warga," ujar Bambang Serunanto.
Proses pemadaman melibatkan banyak pihak, termasuk masyarakat umum, Masyarakat Peduli Api (MPA) Petak Bahandang, Pemadam Kebakaran (Damkar) POS Baun Bango, TNI, Polri, serta tim dari PLN.
Sinergi ini mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merembet ke rumah lainnya.
Dari data sementara yang dihimpun, tiga rumah yang habis terbakar adalah milik Ibu Tanti, Bapak Tono, dan Ibu Rinun.
Selain itu, sebuah gedung walet dan sebagian rumah milik Wancino juga ikut terdampak.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Pihak berwajib masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kejadian ini, kata Bambang menjadi pengingat bagi seluruh warga akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik. (ABDUL GOFUR/j)









