SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Puskesmas Ketapang 1 Sampit mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit diare yang kasusnya mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir.

Kepala Puskesmas Ketapang 1 Sampit, Elmi Mulyani mengungkapkan bahwa diare menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan di wilayah kerja mereka.

"Sementara ini penyakit paling banyak adalah penyakit diare. Ini kami mengharapkan kepada semua masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ketapang 1, mengimbau semuanya untuk berjaga-jaga kesehatannya, menjaga kesehatan tubuhnya, menghindari makan makanan yang banyak misalnya di luar, misalnya yang tertutup seperti itu jangan makanan yang terbuka seperti itu," ujar Elmi Mulyani, Jumat, 8 Agustus 2025.

Elmi menambahkan pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan menghindari makanan yang tidak tertutup atau kurang bersih. Ia makanan yang tidak tertutup dapat terkontaminasi bakteri ditambah lagi saat ini udara kotor berdebu. 

"Cuci tangan pakai sabun. Banyak kita temukan makanan yang ada di luaran yang masih tidak tertutup itu harus dihindari, karena kasus diare sangat meningkat sekali ini," jelasnya.

Pihak Puskesmas Ketapang 1 secara rutin melaporkan kasus diare setiap minggu ke dinas kesehatan. Elmi menekankan pentingnya menjaga masyarakat kesehatan lingkungan, banyak minum air putih, dan menjaga kebersihan. 

Kasus diare ini menyerang berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Oleh karena itu, Elmi Mulyani mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga, dan banyak minum air putih.

"Intinya tetap menjaga kesehatan, jaga makanan yang bergizi seimbang, olahraga, banyak minum air putih," pungkasnya. (DEVIANA/R)