BORNEONEWS, Nanga Bulik – Dalam upayanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan menyelamatkan lebih banyak nyawa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamandau menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).
Pelatihan penting ini resmi dibuka oleh Kepala Dinkes Lamandau, dr Rosmawati pada Kamis 7 Agustus 2025 di Palangka Raya bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelatihan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Kabupaten Lamandau. Pelatihan BTCLS membekali para peserta dengan kemampuan menangani kegawatdaruratan medis dasar, khususnya kasus trauma dan gangguan kardiovaskuler.
"Penanganan cepat dan tepat pada kondisi gawat darurat sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan," ujarnya saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp. Jumaat, 08 Agustus 2025.
Pelatihan BTCLS ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam melakukan pengkajian awal dan memberikan pertolongan pertama yang tepat pada korban trauma dan gangguan jantung. Para peserta akan dibekali pengetahuan dan praktik langsung, sehingga mampu memberikan respons yang efektif dan efisien dalam situasi kritis.
Ada 11 puskesmas di Kabupaten Lamandau mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti pelatihan intensif ini. Hal ini menunjukkan komitmen Dinkes Lamandau dalam memastikan tersedianya tenaga kesehatan yang terampil di seluruh wilayah kerjanya.
"Dengan kemampuan yang ditingkatkan, diharapkan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas akan semakin optimal dan mampu memberikan penanganan yang lebih baik kepada masyarakat." ucapnya.
Pelatihan yang berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 6 hingga 11 Agustus 2025, ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Lamandau.
Para peserta tak hanya mendapatkan teori, namun juga praktik langsung, simulasi, dan diskusi interaktif yang dipandu oleh instruktur berpengalaman.
Rosmawati berharap pelatihan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta.
Kemampuan yang didapatkan nantinya akan langsung diterapkan di lapangan, sehingga masyarakat Kabupaten Lamandau dapat menerima layanan kesehatan gawat darurat yang lebih baik dan profesional.
Dengan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan BTCLS ini, Dinkes Lamandau semakin menunjukkan komitmennya untuk senantiasa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Lamandau.
"Semoga upaya ini dapat mengurangi angka kematian dan kecacatan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler." Tegasnya (NATALIA/R)









