BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumer) menyatakan, pihaknya akan terus mengawal program pemberdayaan masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gumas 2017.
“Memang pada tahun sebelumnya, program prioritas lebih fokus pada infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Untuk APBD pada tahun 2017, ditambah satu lagi program prioritas yakni pemberdayaan perekonomian masyarakat, itu akan terus kami kawal,” kata Gumer saat menyampaikan arahan pada acara coffee morning dengan jajaran pejabat di Gumas yang berlangsung di pandopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gumas, Senin (31/10/2016) pagi.
Menurut Gumer, besarnya keinginan DPRD Gumas dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat bukan tanpa alasan. Pasalnya, jika berjalan dengan baik program tersebut dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itulah, lanjut Gumer, yang ingin dicapai di Gumas.
“Walau pun kita punya infrastruktur, sarana pendidikan dan sarana kesehatan yang memadai, namun tidak diimbangi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal tersebut yang menjadi perhatian kami untuk mengawal program pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah ini,” cetus dia.
Pada kesempatan itu Gumer juga menyatakan dukungan terhadap program pengembangan kawasan Bendungan Sakata Juri di Kurun Seberang. Mengingat bakal banyak program SKPD yang bisa dilakukan di bendungan tersebut. Seperti bidang pariwisata, perikanan, perkebunan dan pertanian.
“Apabila pengembangan Bendungan Sakata Juri bisa dikelola baik, itu akan besar manfaatnya untuk masyarakat dan daerah. Kita yakin program pemberdayaan masyarakat akan berjalan bila dilakukan dengan serius oleh instansi terkait,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, diharapkan pula kepada instansi terkait yang berpotensi untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Supaya benar-benar memperhatikan program yang bermanfaat untuk masyarakat, sehingga meningkatkan produktivitas masyarakat di Kabupaten Gumas.
“Program atau kegiatan yang bisa meningkatkan produktivitas masyarakat harus menjadi perhatian serius kita semua,” pungkasnya. (EPRA SENTOSA/m)








